Aku masih sering melihatmu
Bermain gemerincik air di telaga itu
Melepas resah di pinggiran lamunan
Tempat segala damai dihembuskan
Hei aku di sini...
Selalu di sini...
Semoga kau membaca mataku
Aku masih padamu
Mencinta tanpa pertemuan
Merindu tanpa alasan
Izinkan ku sekedar menghidupi keyakinanku
Memberikan nyawa abadi pada kejujuran sang waktu
Sambut dan kenali siapapun sekehendakmu
Bentangkan lebar hasrat penjelajahmu
Ya...
Hingga akhirmupun menepi...
Cinta sejatimu di sini...
Akan ku pertanggungjawabkan perasaan ini
Setinggi-tingginya kehormatan lelaki sejati
Sebab teringin ku bernyanyi denganmu
Di setiap malam yang kita miliki
Maka bila umur menyampaikan segala hasrat
Hingga tiba khidmat yang tersurat
Maka jadilah pengisi
Jangan cuma jadi puisi
M. Nurul Hidayat
27 Mei 2020
Bermain gemerincik air di telaga itu
Melepas resah di pinggiran lamunan
Tempat segala damai dihembuskan
Hei aku di sini...
Selalu di sini...
Semoga kau membaca mataku
Aku masih padamu
Mencinta tanpa pertemuan
Merindu tanpa alasan
Izinkan ku sekedar menghidupi keyakinanku
Memberikan nyawa abadi pada kejujuran sang waktu
Sambut dan kenali siapapun sekehendakmu
Bentangkan lebar hasrat penjelajahmu
Ya...
Hingga akhirmupun menepi...
Cinta sejatimu di sini...
Akan ku pertanggungjawabkan perasaan ini
Setinggi-tingginya kehormatan lelaki sejati
Sebab teringin ku bernyanyi denganmu
Di setiap malam yang kita miliki
Maka bila umur menyampaikan segala hasrat
Hingga tiba khidmat yang tersurat
Maka jadilah pengisi
Jangan cuma jadi puisi
M. Nurul Hidayat
27 Mei 2020