Monday, February 15, 2021

Tiada

Aku seolah-olah bernafas

Aku seolah-olah melangkah

Aku seolah menghidupi hidupku sendiri


Aku ini perwujudan pura-pura

Aku angka-angka yang tiada

Segera menyerah sebelum seribu "entah"

Bergegas mencegah segala "andaikata"


Bisakah jiwa bersenyawa?

Merengkuh hadir Tuan sejatinya

Patutkah jiwa berseloka?

Dalam pengejaran berujung jenaka


Hei...

Kita cuma wayang-wayang dalam pentas riwayat fana

Dimana peran terus memutar cerita

Duhai janganlah terlampau cinta, terlampau gairah itu

Esok lusa masihkah ada tetap berada?


M. Nurul Hidayat

15 Februari 2021


Friday, February 12, 2021

KekasihMu

Jadikan daku KekasihMu

Di palung semesta pinta

Dihujani rintik-rintik wewangian syurga

Dibersamai nafas tak berpenghujung


Jadikan daku kekasihMu

Di antara seleksi duniawi

Di remang-remang kota mengharu, menderu

Langkah rindu telah mencandu


Apakah malam akan selalu hening?

Menyamarkan jutaan suara nafsu bersiasat, berencana

Adakah waktu sekejap membeku?

Dalam ilusi pemberhentian jiwa-jiwa terlampau lelah

Seperti korban, seperti sosok teraniaya

Sejatinya kebodohan saja cukup menganiaya


Bagaimana pula hingga sampai pada cinta?

Engkaulah segala langkah pula segala izin.

Bagaimana memiliki sepercik butir cinta?

Duhai Maha samudera nan karamkan angkuh kami


Muhammad Nurul Hidayat

14 Februari 2021