Wednesday, July 10, 2013

Hati

26 Desember 2012 pukul 13:06

Wahai hati…tetaplah engkau terbingkai cinta
meski dalam buramnya pandangan jiwa…
Terkurunglah engkau dalam keleluasaan…
Terkekanglah engkau dalam kebebasan…

Hati bukan budak kefanaan manakala langkah berayun cerah…
Bukan pula engkau pemuja kesesatan setelah pergulatan antara sudut gelap dan cahaya…
maka kan ku genggam dan miliki engkau…
Kan ku bawa lari dan ku asingkan engkau…
sehingga meleburlah kau dengan jalanmu…

Ohh…wahai pelabuhan hidayah…
Bukalah selebar-lebar pintumu…
Untuk undangan illahi nikmat hakiki tersaji…
Lalu bersiaplah mengecup wangi damai
Beserta nuansa penuh kesentosaan…

Ohh…Wahai nahkoda kehidupan…

Kau tempuhi arah menyusahkanmu,maafkanlah…
Kau berfikir sambil membodohi,lupakanlah…
Kala gelombang pasang menerjangmu…
atau badai dahsyat yang ombang-ambingkanmu…
Bijaksanalah!!

Bilamana sudah kau mendarat semestinya…
Ternyata hanya Dialah…
Harapan untuk berharap…
Alasan untuk tak beralasan…
Maka tataplah samudea ini bak arena pertarungan sejati…
Seribu jiwa tumbang,Sejuta jiwa berjaya di sini

No comments:

Post a Comment