Terbanglah merpati...
Cakrawalamu menggoda sukma.
Tiada sejengkal semesta meluputkan takdirmu.
Kembali bersarang abadi.
Rebahkan sayap-sayap rapuhmu,
Bila langit tak bersahabat.
Doanya menjelma udara,
Mimpinya laksana rayuan senja.
Dia tak sempurna,
Tapi dia menujumu.
Hadirnya tak seindah khayalan-khayalanmu itu.
Mentasbihkan lirih dan luka,
Di tepian sunyi senyap.
Dia bangga memperjuangkanmu.
Berserah segenap jiwa itu,
Menjadi tawanan rindu.
Tengok dan hampirilah sekejap sempatmu.
Bagaimana cinta bermekaran,
Di atas gelap gersang dimensimu
Sirami seonggok jiwa itu,
Sepercik sudimu.
Sesungguhnya bersama yakin,
Bahagia siap menjemputmu.
M. Nurul Hidayat
10 Agustus 2019
Cakrawalamu menggoda sukma.
Tiada sejengkal semesta meluputkan takdirmu.
Kembali bersarang abadi.
Rebahkan sayap-sayap rapuhmu,
Bila langit tak bersahabat.
Doanya menjelma udara,
Mimpinya laksana rayuan senja.
Dia tak sempurna,
Tapi dia menujumu.
Hadirnya tak seindah khayalan-khayalanmu itu.
Mentasbihkan lirih dan luka,
Di tepian sunyi senyap.
Dia bangga memperjuangkanmu.
Berserah segenap jiwa itu,
Menjadi tawanan rindu.
Tengok dan hampirilah sekejap sempatmu.
Bagaimana cinta bermekaran,
Di atas gelap gersang dimensimu
Sirami seonggok jiwa itu,
Sepercik sudimu.
Sesungguhnya bersama yakin,
Bahagia siap menjemputmu.
M. Nurul Hidayat
10 Agustus 2019
No comments:
Post a Comment