Ku ini rendah
Ku adalah tanah
Terinjak-injak seribu langkah berkejaran
Cobalah berlari
Seraya berpaling
Meludahi mimpi yang berpuisi
Teringin berlibur di pelukan itu
Yang hangatnya seperti pagi
Erat seperti melindungi
Bertamasya mengitari bola mata itu
Setelah kisruh jiwa yang rahasia
Lalu ku lukiskan dunia eksklusif milik berdua
Menetap dan mengobati luka
Usah menantang terik dunia
Menepi dan kembalilah
Kelemahanmu, kelemahanku
Marilah saling berteduh
Gejolak badai kian gemuruh
Seperti rindu kita seluruh
Menolehlah sekejap mata
Biar resahmu aku baca
M. Nurul Hidayat
1 Agustus 2019
Ku adalah tanah
Terinjak-injak seribu langkah berkejaran
Cobalah berlari
Seraya berpaling
Meludahi mimpi yang berpuisi
Teringin berlibur di pelukan itu
Yang hangatnya seperti pagi
Erat seperti melindungi
Bertamasya mengitari bola mata itu
Setelah kisruh jiwa yang rahasia
Lalu ku lukiskan dunia eksklusif milik berdua
Menetap dan mengobati luka
Usah menantang terik dunia
Menepi dan kembalilah
Kelemahanmu, kelemahanku
Marilah saling berteduh
Gejolak badai kian gemuruh
Seperti rindu kita seluruh
Menolehlah sekejap mata
Biar resahmu aku baca
M. Nurul Hidayat
1 Agustus 2019
No comments:
Post a Comment