Denganmu ku tak ingin gagal...
Meski langit runtuh menerpa dinding hati...
Adakah kau mendengarku?...
Sayup-sayup suara nafas penghabisan...
Manakala kau telusuri lorong itu...
Manakala malam t'lah membiru...
Perhatikan ke dalam jiwamu...
Larut oleh pertanyaan...
Tumbuh bersama penerimaan...
Hanyalah aku ini...
Memahami hingga ke urat nadimu...
Aku duniamu...
Dunia kau beredar dan terlepas...
Seperti taman tanpa batas...
Sebab lain detik lain cerita...
Mudah itu adalah sulit...
Pada jiwa yang tercabik...
Tunjukkan sisi lain ternikmati...
Aku tinggalah tulang belulang...
Habis digerogoti rimba nan kejam...
Mencari arti... Menjamah mimpi...
Coba menjangkau garis cahaya di mata indahmu...
Bukanlah cinta kepuasan sebelah jiwa...
Tanggung jawab sebagai pertanda hadirnya....
Tiada batas atas segala balas sejatinya...
Senantiasa bersemayam di keabadian...
Mendekatlah kini...
Biar ku ajari kau bercinta...
Merintihlah terhimpit rasa...
Seketika terbahak-bahak di penghujung akal sehat...
Mendekatlah lagi...
Biarkanlah aku menjadi lelakimu...
Bukakan jalan di atas niat suci...
Takdir takkanlah berganti...
Betapapun semesta berguncang
Setiap ku sedikit melupakanmu...

No comments:
Post a Comment