Sunday, January 26, 2020

Balada Sang Pendatang

Hatiku bergetar.
menyusuri jalan itu.
Ku berjudi yang tiada merugi.
mengkonfirmasi sunyi sebagian maksud hati.

Degup jantung kian memburu.
Semakin mendekat seperti menjemput mimpi.
Ya... lumayan banyak yang berbeda.
Nanti ku coba lagi.

Langkahku seperti tertahan di atas awan.
mengambang.
Terus ku paksa ku ayunkan.
Dikawal semerbak seperti ku kenal.

Mengetuk-ngetuk khayalan.
Memanggil-manggil harapan.
mengisyaratkan ancang-ancang persiapan.
Sesuatu besar di hadapan.

Aku seperti  penghuni yang abadi.
Jelas betul setiap jengkal ku resapi.
Ada siang yang menangkap.
Ada malam yang mendekap.
Ada rindu yang ku titip di sela-sela jendela depan.

M. Nurul Hidayat
26 Januari 2020

No comments:

Post a Comment