Intailah tirai kamarku...
Saat ku terbata-bata membacamu...
Ku rekam lembaran-lembaran lirikmu...
Terurai riwayat jiwamu...
Perhatikanlah...
Ku belajar menujumu...
Dalam terik yang membakar...
Hempas terjal yang mencakar...
Bila kau baru berubah saat ku terlanjur berubah...
Mungkin kita kan jumpa dalam sejarah...
Kenanglah hari di saat kau kebumikan namaku...
Di dasar palung hatimu terdalam...
Gugur namun abadi...
Ku berdiri...
Di titik bumi yang s'lalu
sama...
mencari samar-samar suaramu...
Menjagamu dalam ketidakmampuanku...
Dari sinilah ku tatap engkau dari jauh...
Coba menangkap garis senyummu...
Mungkin inilah terbaik yang ku mampu...
Suatu hari kau kan tahu...
Muhammad Nurul Hidayat
1 April 2018
Saat ku terbata-bata membacamu...
Ku rekam lembaran-lembaran lirikmu...
Terurai riwayat jiwamu...
Perhatikanlah...
Ku belajar menujumu...
Dalam terik yang membakar...
Hempas terjal yang mencakar...
Bila kau baru berubah saat ku terlanjur berubah...
Mungkin kita kan jumpa dalam sejarah...
Kenanglah hari di saat kau kebumikan namaku...
Di dasar palung hatimu terdalam...
Gugur namun abadi...
Ku berdiri...
Di titik bumi yang s'lalu
sama...
mencari samar-samar suaramu...
Menjagamu dalam ketidakmampuanku...
Dari sinilah ku tatap engkau dari jauh...
Coba menangkap garis senyummu...
Mungkin inilah terbaik yang ku mampu...
Suatu hari kau kan tahu...
Muhammad Nurul Hidayat
1 April 2018

No comments:
Post a Comment