Waktu kan memanggil sadarnya pada poros lukaku...
T'lah terlalu meninggikannya...
Merebak hening pengertian...
Dalam nilai yang setara...
T'lah terlalu meninggikannya...
Merebak hening pengertian...
Dalam nilai yang setara...
Lara tak terdengar...
Lirih yang memudar...
Terangkum bersama pergulatanku menyisih...
Selayak-layaknya tempat menatap...
Ke dalam diri hilang harap...
Lirih yang memudar...
Terangkum bersama pergulatanku menyisih...
Selayak-layaknya tempat menatap...
Ke dalam diri hilang harap...
Takkan ku mencela...
Cerita bukan prasangka...
Biarkanlah hidup menata reruntuhan kecewa...
Bonus utama atas usaha memuja citra...
Yang lepaskan jiwa pada jiwa...
Mencari di ketiadaan...
Memapah di kekosongan...
Rayakanlah sendiri lewat seteguk keinsyafan...
Tak setetespun asa berpihak di ketulusan...
Namun ketulusan s'lalu menang...
Cerita bukan prasangka...
Biarkanlah hidup menata reruntuhan kecewa...
Bonus utama atas usaha memuja citra...
Yang lepaskan jiwa pada jiwa...
Mencari di ketiadaan...
Memapah di kekosongan...
Rayakanlah sendiri lewat seteguk keinsyafan...
Tak setetespun asa berpihak di ketulusan...
Namun ketulusan s'lalu menang...
Jangan hendak berpulang jiwa...
Seindah-indah jebakan fana...
Susahkan keliling dunia...
Menyasar arah tanda tanya...
Seindah-indah jebakan fana...
Susahkan keliling dunia...
Menyasar arah tanda tanya...
Muhammad Nurul Hidayat
No comments:
Post a Comment