Wednesday, April 25, 2018

Secuil Tawa

Adakah tempat?
Di sudut kecil jiwa itu...
Untuk wajahku yang tersisih...
Untuk langkahku yang tertatih...
Adakah sisa senyuman?
Bila umur masih terbangkanku...
Setinggi alam nirwananya...
Secuil tawa yang pudar pada mata...
Dia mimpiku...
Dalam dua dimensi dunia...
Telah ku kabarkan semua...
Lewat s'luruh media sukma...
Dan terdampar...
Di tepian lembar khayal...
Ku gores perlahan sehingga semutpun tak mengacuhkan...
Di kesunyian, menari gemulai ku...
Di keindahan itu, menghisap belenggu...
Kalau saja ku rancang mimpi...
Selaras lembaran yang ku isi...
Niscaya ku rekam canda tawa klasik...
Dari wajah bidadariku...
Sebelum aku benar-benar siap menatapnya...
Karya: M.Nurul Hidayat
22 April 2018

No comments:

Post a Comment