Friday, January 11, 2019

Masa Depan

Ku pinjam jantungmu barang sejenak...
Sekedar meresapi degupnya pada setiap pandang yang nampak...
Mencari-cari deru yang memburu...
Teruntuk rahasia teristimewa...

Wahai debur ombak yang kian pasang...
Aku hendak berkisah tentang dia....
Yang sungguh tinggi memenuhiku...
Dia seperti angin yang liar...
Membelaiku namun tak terkejar...

Aku lemah dalam rintik gerimis...
Aku ditelan malam nan gulita...
Aku ditikam pekat kerinduan...
Akupun tergopoh dalam langkah...
Langkah kecilku yang abadi...

Aku membajak jiwanya di antara reruntuhan dunia...
Saat dia merajuk dia menelisik makna...
Tiadalah mengutuk dia dalam sabarnya...
Menemui akhir yang sejati...

Aku berkemajuan ketika mencintainya...
Sebab masa lalu bukanlah candu yang merantai hati...
Perlahan ku lepas segala yang tak mudah...
Dalam keterasingan suara...

Kadang ku merasa kotor tuk membelainya...
Apalagi mencumbunya di sudut waktu yang terdiam...
Kadang ku rasa tak pantas merindukannya...
Namun ku sadar...
Tak merindunya adalah dusta...

Aku kayuh hari hariku...
Bila gelap berjumpa gelap...
Adakah khayalanku...
Menjelma masa depanmu...

M. Nurul Hidayat
5 Januari 2018

No comments:

Post a Comment