Aku benci rindu...
Sebab tak berwenang menyatakannya...
Tapi aku mulai mereguk sungai keikhlasan...
Bila hati kerontang ditawan kesendirian...
Rinduku manis dalam rahasia...
Sosok di balik tirai pesona...
Rupanya elok bercahaya...
Terasing gemerlap warna dunia...
Aku memujinya di hadapan langit menantang...
Sedangkan menatap indahnyapun tak sanggup sudah...
Ingin ku utarakan rasaku yang kemarin...
Bertahan teruji waktu, jarak dan godaan...
Aku adalah rindu itu sendiri...
Sesungguhnya aku hidup di pelupuk matanya...
Berdansa dan bernyanyi...
Terkadang notasiku tercerai-berai...
Menempuh kidung tiada usai...
Aku adalah sumpah setia...
Menjemput ujung tanda tanya...
Jangan berpayah-payah menelanjangi waktu...
Lonceng jiwa bahkan bergema...
M. Nurul Hidayat
2 Februari 2019
Sebab tak berwenang menyatakannya...
Tapi aku mulai mereguk sungai keikhlasan...
Bila hati kerontang ditawan kesendirian...
Rinduku manis dalam rahasia...
Sosok di balik tirai pesona...
Rupanya elok bercahaya...
Terasing gemerlap warna dunia...
Aku memujinya di hadapan langit menantang...
Sedangkan menatap indahnyapun tak sanggup sudah...
Ingin ku utarakan rasaku yang kemarin...
Bertahan teruji waktu, jarak dan godaan...
Aku adalah rindu itu sendiri...
Sesungguhnya aku hidup di pelupuk matanya...
Berdansa dan bernyanyi...
Terkadang notasiku tercerai-berai...
Menempuh kidung tiada usai...
Aku adalah sumpah setia...
Menjemput ujung tanda tanya...
Jangan berpayah-payah menelanjangi waktu...
Lonceng jiwa bahkan bergema...
M. Nurul Hidayat
2 Februari 2019
No comments:
Post a Comment