Dari sinilah aku bermodal...
Di titik ini aku memulai...
Biar ku tak seberuntung mereka...
Namun ceritaku harus luar biasa...
Di titik ini aku memulai...
Biar ku tak seberuntung mereka...
Namun ceritaku harus luar biasa...
Akan ku kisahkan pada anakku kelak...
Ayahnya adalah seorang nan tangguh...
Sendiri menapaki liku terjal juga sunyi...
Dicibir, diledek, dianggap tak berdaya...
Ayahnya adalah seorang nan tangguh...
Sendiri menapaki liku terjal juga sunyi...
Dicibir, diledek, dianggap tak berdaya...
Istriku akan jadi saksi...
Darah benturan keras di sekujur nyawa...
Bekas-bekas luka yang mengering oleh senja...
Dia akan menyentuhkan selembut-lembut kasihnya...
Pada sosok yang pantang meminta-minta...
Yang arahnya sukar dilacak kemayu manja...
Yang keras hatinya sehingga halang porak poranda...
Darah benturan keras di sekujur nyawa...
Bekas-bekas luka yang mengering oleh senja...
Dia akan menyentuhkan selembut-lembut kasihnya...
Pada sosok yang pantang meminta-minta...
Yang arahnya sukar dilacak kemayu manja...
Yang keras hatinya sehingga halang porak poranda...
Dari sini
Akan aku wariskan yakinku nan sempurna...
KepadaNya yang runtuhkan ego menjulang...
Merintih mengemis sang fakir tuna upaya...
Sehingga hidup kekal dijelang...
KepadaNya yang runtuhkan ego menjulang...
Merintih mengemis sang fakir tuna upaya...
Sehingga hidup kekal dijelang...
Dari sinilah aku bermodal...
Tiada kabar pada sekitar...
Kecuali persembahanku di penghujung kabut yang buram...
Ku bagikan seraya sentosa alam...
Tiada kabar pada sekitar...
Kecuali persembahanku di penghujung kabut yang buram...
Ku bagikan seraya sentosa alam...
Muhammad Nurul Hidayat
31 Juli 2018
31 Juli 2018
No comments:
Post a Comment